
Perhatian Yang Diperebutkan
Dunia
tidak kekurangan
produk.
Dunia
tidak kekurangan
jasa.
Yang mulai langka
adalah
perhatian.
Herbert A. Simon pernah berkata,
“A wealth of information creates a poverty of attention.”
Semakin banyak
informasi
beredar.
Semakin sulit
manusia
memberikan
perhatiannya.
Banyak bisnis
gagal
bukan karena
produknya buruk.
Tetapi
karena
tidak pernah
berhasil
mendapatkan perhatian.
Marketing
selalu dimulai dari
perhatian.
Namun
perhatian
bukan untuk
diperebutkan
dengan sensasi.
Melainkan
diperoleh
melalui
manfaat.
Seth Godin mengatakan,
“Marketing is no longer about the stuff that you make, but about the stories you tell.”
Orang
boleh berhenti
karena judul.
Tetapi
mereka akan
bertahan
karena nilai.
Perhatian
membuka
sebuah percakapan.
Kepercayaan
melahirkan
sebuah hubungan.
Dan
hubungan
melahirkan
sebuah transaksi.
Jangan
terlalu sibuk
mencari perhatian.
Hingga lupa
menjadi layak
untuk diperhatikan.
“Marketing bukan tentang menjadi yang paling ramai. Marketing adalah menjadi yang paling layak untuk diperhatikan.”
Baca Selengkapnya : https://ryanfirmansyah.my.id/insight-meta-ads
